KKPNews-Jakarta. Pada momentum Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
(Harteknas) tahun ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali
mempersembahkan produk inovasi teknologi yang secara resmi diluncurkan
oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Selasa (11/8),
di Ballroom KKP Jakarta.
Empat produk inovatif yang diluncurkan diantaranya E-Log Book, E-Observer (E-Borang), Sistem
Informasi Nelayan Pintar, dan Sistem Informasi Garam Rakyat (SiTEGAR).
Selain itu KKP juga melepas secara resmi bibit unggul beberapa jenis
ikan hasil rekayasa beberapa balai di bawah Balitbang KP untuk
dibudidayakan. Komoditas ikan yang dirilis meliputi Lele Mutiara, Gabus
Haruan, Gurame Batanghari, Mas Mantap, dan Udang Galah Siratu.
Dalam sambutannya Ibu Susi juga menegaskan bahwa suatu inovasi haruslah efisien, updateable, accessable, dan sustainbility. Jadi
sebuah temuan atau inovasi tidka boleh berhenti. Inovasi adalah suatu
hal yang harus dilakukan setiap hari. Inovasi berarti memperbaiki, upgrade, sebuah progress dan tidak boleh berhenti.
“Inovasi teknologi apapun itu bentuknya adalah satu hal yang harus
terus menerus dilakukan oleh perorangan, pemerintah atau apapun badan
bila sebuah bangsa itu mau maju. Tanpa inovasi di bidang teknologi
maupun keilmuan lainnya sebuah bangsa tidak akan bisa mengikuti kemajuan
– kemajuan di era globalisasi ini”, ujarnya.
Dalam acara yang sama juga Menteri Susi didampingi oleh Kepala
Balitbang KP, Achmad Poernomo juga mengucapkan selamat kepada dua
peneliti KKP yang berhasil masuk dalam 20 Karya Unggulan Teknologi Anak
Bangsa 2015.
“Keberhasilan ini bukan hanya pada penghargaan saja, kita harus
meneruskan bahwa inovasi yang telah kita lakukan dan dapatkan
penghargaan ini pasti diterapkan, pasti dipake oleh masyarakat, karena kalau tidak masyarakat tidak mendapatkan hasil dan manfaatnya”, ucapnya.
Tak hanya itu, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan
Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBP4BKP) juga telah
berhasil meraih Anugerah IPTEK Pranata Penelitian dan Pengembangan
(Prayogasala) pada kategori lembaga litbang kementerian. Anugerah
Prayogasala diberikan kepada Unit Kerja Pranata Litbang yang telah
mendukung penguatan Sistem Inovasi Nasional.
“Semoga pada tahun berikutnya Direktorat Jenderal Teknis lingkup KKP
dapat meraih Anugerah IPTEK Pandega Widyatama yang merupakan Anugerah
IPTEK untuk unit Eselon I Pemerintah Pusat yang memanfaatkan hasil
litbang dalam negeri,” ujar Kepala Balitbang KP. (AA/DS)
Sumber :
http://kkp.go.id/index.php/berita/kkp-luncurkan-empat-produk-inovasi/
Nama : Ema Iqtiva Ningsih
NIM : 13069
Nama : Amaylinda Riezda Permatasari
BalasHapusNIM : 13063
Gol. : A 2.1
Nilai Penyuluhan:
1. Sumber/Ide : KKP luncurkan 4 produk inovatif dan bibit unggul hasil rekayasa genetika
2. Sasaran : Untuk pengusaha perikanan baik penangkapan, pembudidaya dan
pengolahan.
3. Manfaat : Untuk meningkatkan perekonomian para pengusaha perikanan dan
memperbaiki kualitas dari hasil produk yang dihasilkan.
4. Nilai Pendidikan : Dapat mengetahui an mempelajari produk inovasi dan bibit unggul dai
hasil rekayasa genetika yang telah dikembangkan.
Nilai Berita:
1. Timeline : Gagasan baru dari artikel ini adalah KKP luncurkan 4 produk inovasi baru serta bibit unggul hasil dari rekayasa genetika yang telah di sah kan oleh mentri susi untuk para pengusaha perikanan baik dari penangkapan, pembudidaya dan pengolahan supaya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya.
2. Proximity : Empat produk inovatif dan bibit unggul sangat sangat bermanfaat bagi pngusaha perikanan terutama untuk bibit unggul bagi pembudidaya perikanan (balai dibawah Balitbang KP) dengan memanfaatkan bibit unggul hasil dari rekayasa genetika para pembudidaya dapat meningkatkan hasil panenan dengan lebih cepat dan banyak sehingga dapat meningkatkan penghasilan mereka.
3. Importance : Inovasi yang diluncurkan sangat penting dan bermanfaat bagi pengusaha perikanan karena dengan inovasi-inovasi tersebut membuat para pengusaha lebih meningkatkan hasil produksinya dengan meningkatkan kualitas dari produknya tersebut.
4. Prominance : Empat produk inovasi dan bibit unggul hasil rekayasa genetika ini diluncurkan oleh KKP (kementerian kelautan dan perikanan).
5. Consequence : Dengan dipublikasikan atau di luncurkan produk inovasi dan bibit unggul ini dapat membuat para pengusaha merasa senang karena dengan adanya inovasi ini dapat mempermudah usaha mereka.